Namanya adalah Mike Tompkins. Gue yakin kalian tau lah yaa siapa si Mike ini. Tapi jika ada yang belum tau, kuy sini gue kenalin
Kalau kalian nanya gue, apakah gue suka dengan jenis musik A capella, jawabannya gak. Gue gak suka. Karena menurut gue, A capella tuh hambar. Gitu - gitu aja. Yakali gue dengerin musik yang gaada alat musiknya. That's not my taste, lah.
"Loh, bukannya denger - denger Chika suka sama film Pitch Perfect ya?"
Iya gue suka filmnya, bukan dengan jenis musiknya. Kalian tau sendiri kan, gue itu moviefreak abis.
Gue inget banget waktu gue duduk di kelas 11, saat lagi jaman - jamannya film Pitch Perfect 2, temen - temen gue yang cewek tuh nyetel musik A capella ga henti - henti. Mending kalau cuma nyetel doang, lah ini pada ngikut nyanyi seakan - akan mereka tuh grup A capella gitu. Mending kalau suara mereka enak didenger, lah ini A capella nya fail abis. What an annoying, jatuhnya A capella dipaksain pake BGT.
Ohya, pada saat itu juga mereka menjadi fans karbitan nya Pentatonix. Dengan norak nya ngomongin Pentatonix mulu, buset deh gue yang udah tau Pentatonix dari lama juga ga gitu - gitu amat. Yaudahlahya, namanya juga baru tau, jadi gitudeh gue diemin aja. Sampai pada akhirnya gue dicekokin sama mereka lagu Starships nya Nicki Minaj yang di cover sama Pentatonix. Tau apa pendapat gue waktu itu? B aja.
Gue bukannya ngejelekin atau gimana, tapi kan emang selera orang beda - beda. Gue emang lebih suka dengerin lagu original dibanding lagu cover an, entah itu cover an dari siapapun itu. Gue jelasin itu ke temen gue. Dan mereka malah menganggap gue aneh, as always. Karena menurut mereka lagu ori nya gaada enak - enaknya, sedangkan cover dari PTX lah yang paling enak. Ya lagi - lagi, gue diemin aja.
Nah back to the topic, Mike Tompkins itu adalah seorang produser musik A capella. Dia itu adalah salah seorang idola gue, diantara banyaknya idola gue. Kenapa gue mengidolakan dia? Jawabannya karena dia, gue jadi 'lumayan' suka musik A capella. Dan karena dia juga, gue bisa dengerin cover an lagu yang lebih enak dibanding lagu ori nya. Yak, ujung - ujungnya nelen ludah sendiri emang gue. Maafkeun.
But seriously, emang menurut gue cover annya Mike itu bener - bener pecah sih. Lo bisa liat sendiri channel youtube nya disini. Gue jamin lo ga akan nyangka kalo di semua video nya itu dia bener - bener gapake alat musik. Yup, semua musik dalam setiap cover annya berasal dari mulutnya doang. Keren banget ga sih guys?!
"Norak deh, PTX juga bisa tuh buktinya"
Eittssss, PTX kan grup. Lah ini, Mike sendirian doang loh gengz. Beda atuuuh ;)
"Bedanya dimana deh?"
Simple
nya, jika kita bekerja dengan grup pasti ada bagi tugas nya kan? Begitu
pula A capella. Contohnya PTX nih ya, mereka bagi tugas. Mitch di
bagian tenor, Kirstin
di bagian sopran, Avi di bagian bass, Scott di
bagian baritone, dan
Kevin di bagian cello. Ya setidaknya itu yang gue tau dari wikipedia
(jadi kalau salah,
let me know yah, gengz). Nah kalau sendirian kan, artinya semua bagian itu harus dibuat seorang diri. Seperti kata kak Herman, Mike harus meniru setiap bunyi alat musik yang ada secara terpisah termasuk juga vokal utama dan vokal pembantu dan kemudian menggabungkan semuanya kembali sehingga terbentuk lengkap menjadi satu lagu. Jadi, butuh beberapa kali nyanyian untuk sebuah lagu, ya?
First time i heard his music itu baru aja seminggu yang lalu, cover Shut Up And Dance nya WTM. Itupun ga sengaja ngeklik video nya. Baru aja mau gue close, eh tbtb telinga gue dimanjakan oleh musik yang dibuat oleh mulutnya sendiri. What a beautiful things, baru kali itu gue denger cover bisa jauh lebih baik dibandingkan lagu original nya. Dan yang bikin ga abis pikir, dia nge A Capella in nya sendirian aja!
Sejak itu, gue mulai subs channel nya dan play video cover dia yang lain. Worth it banget sih, karena emang cover annya nya gapernah mengecewakan. Coba aja kalian play cover nya Mike yang Shape Of You, Stay, It Ain't Me, Uptown Funk, dll. Dijamin bakal jatuh hati deh!
Nah, sekarang tau kan alasan gue suka sama A capella? Eits salah, maksud gue suka sama Mike. Yaa walaupun gue suka cover annya Mike, tapi tetep aja gue masih kurang 'sreg' sama A capella sih. Gue cuma suka A capella jika itu dibawakan oleh Mike aja. But, who knows kalau nanti tbtb ada produser musik A capella seperti Mike lagi, sih. Eh tapi gadeng, tetep Mike yang selalu dihati.
So, itu aja ya dari gue.
let me know yah, gengz). Nah kalau sendirian kan, artinya semua bagian itu harus dibuat seorang diri. Seperti kata kak Herman, Mike harus meniru setiap bunyi alat musik yang ada secara terpisah termasuk juga vokal utama dan vokal pembantu dan kemudian menggabungkan semuanya kembali sehingga terbentuk lengkap menjadi satu lagu. Jadi, butuh beberapa kali nyanyian untuk sebuah lagu, ya?
First time i heard his music itu baru aja seminggu yang lalu, cover Shut Up And Dance nya WTM. Itupun ga sengaja ngeklik video nya. Baru aja mau gue close, eh tbtb telinga gue dimanjakan oleh musik yang dibuat oleh mulutnya sendiri. What a beautiful things, baru kali itu gue denger cover bisa jauh lebih baik dibandingkan lagu original nya. Dan yang bikin ga abis pikir, dia nge A Capella in nya sendirian aja!
Sejak itu, gue mulai subs channel nya dan play video cover dia yang lain. Worth it banget sih, karena emang cover annya nya gapernah mengecewakan. Coba aja kalian play cover nya Mike yang Shape Of You, Stay, It Ain't Me, Uptown Funk, dll. Dijamin bakal jatuh hati deh!
Nah, sekarang tau kan alasan gue suka sama A capella? Eits salah, maksud gue suka sama Mike. Yaa walaupun gue suka cover annya Mike, tapi tetep aja gue masih kurang 'sreg' sama A capella sih. Gue cuma suka A capella jika itu dibawakan oleh Mike aja. But, who knows kalau nanti tbtb ada produser musik A capella seperti Mike lagi, sih. Eh tapi gadeng, tetep Mike yang selalu dihati.
So, itu aja ya dari gue.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar